Alice in Wonderland is an upcoming fantasy-adventure film directed by Tim Burton. It is an extension to the Lewis Carroll novels Alice’s Adventures in Wonderland and Through the Looking-Glass. The film will use a [...]

Jennifer’s Body is a 2009 black comedy horror film written by Diablo Cody and directed by Karyn Kusama. The film stars Megan Fox, Amanda Seyfried, Adam Brody and Johnny Simmons and portrays a newly [...]

Sherlock Holmes is a 2009 film adaptation of Arthur Conan Doyle’s fictional character of the same name. The film was directed by Guy Ritchie and produced by Joel Silver, Lionel Wigram, Susan [...]

The Imaginarium of Doctor Parnassus is a 2009 fantasy film directed by Terry Gilliam and written by Gilliam and Charles McKeown. The film follows the leader of a travelling theatre troupe who, having made a deal [...]

Alice in Wonderland Movie Poster Megan Fox in Jennifer’s Body Sherlock Holmes Nominated for Golden Globe The Imaginarium of Doctor Parnassus

Unsur,Senyawa, dan Campuran


UNSUR,SENYAWA, dan CAMPURAN



unsur senyawa dan campuran (tugas KIMIA)

Materi adalah setiap objek atau bahan yang membutuhkan ruang, yang jumlahnya diukur oleh suatu sifat yang disebut massa.

UNSUR
unsur adalah zat kimia yang tidak dapat dibagi lagi menjadi zat yang lebih kecil, atau tidak dapat diubah menjadi zat kimia lain dengan menggunakan metode kimia biasa.













unsur dapat berwujud Padat, Cair,dan Gas, secara umum unsur terbagi menjadi dua kelompok yaitu:
  • Unsur Logam: umumnya unsur logam diberi nama akhiran ium. Umumnya logam ini memiliki titik didih tinggi, mengilap, dapat dibengkokan , dan dapt menghantarkan panas atau arus listrik.
  • Unsur Non Logam: umumnya memiliki titik didih rendah, tidak mengkilap,kadang-kadang rapuh tak dapat dibengkokkan dan sukar menghantarkan panas atau arus listrik.

SENYAWA
senyawa adalah zat tunggal yang terbentuk dari beberapa unsur dengan melalui reaksi kimia dan senyawa tersebut juga dapat diuraikan lagi menjadi unsur-unsur pembentuknya dengan reaksi kimia tersebut.










senyawa dihasilkan dari reaksi kimia antara dua unsur atau lebih melalui reaksi pembentukan. misalnya, karat besi (hematit) berupa Fe2O3 dihasilkan oleh reaksi besi (Fe) dengan oksigen (O). senyawa dapat diuraikan menjadi unsur-unsur pembentuknya melalui reaksi penguraian.

Senyawa mempunyai sifat yang berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Senyawa hanya dapt diuraikan menjadi unsur-unsur pembentuknya melalui reaksi kimia. Pada kondisi yang sama, senyawa dapat memiliki wujud berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Sifat fisika dan kimia senyawa berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Misalnya reaksi antara gas hidrogen dan gas oksigen membentuk senyawa air yang berwujud cair.

CAMPURAN
campuran adalah gabungan dari dua zat atau lebih yang hasil penggabungan nya masih mempunyai sifat yang sama dengan zat aslinya. misalnya, campuran antara air dan gula menghasilkan cairan yang berasa manis.










campuran dapat berupa gabungan unsur, senyawa, atau keduanya. campuran homogen memiliki komposisi maupun wujud yang seragam. misalnya air gula dan santan. sebaliknya campuran heterogen memiliki komposisi yang tidak seragam. misalnya, campuran antara air dan pasir. campuran dapat dipisahikan menjadi zat-zat penyusun berdasarkan perbedaan sifat zat-zat penyusunnya, misalnya dengan penyaringan.

From Listening :

zat yang terdiri dari sejumlah materi

contohnya air,, minyak,, gula dan garam


materi adalah sesuatu yang mempunyai massa dan menempati ruang

ilmu kimia selalu mepelajari sifat-sifat dan perubahan-perubahan dari materi

zat tunggal terdiri dr unsur dan senyawa
besi blerang dan gula

zat tunggal terdiri dari unsur dan senyawa

karena terdiri dari 1 zat

air garam kopi dan keruh karena terdiri dari 2 zat atau lebih (zat campuran)

zat tunggal terdiri dari unsur dan senyawa

air adalah senyawa,,jika air yg diberi asam sulfat sedikit dan diberi aliran listrik maka akan timbul gelembung2 dari dalam air

air dibagi 2 yaitu gas oksigen dan gas hidrogen

unsur adlh zat tunggal yg tdk dpt diuraikan menjadi zat yg lebih sederhana


dari ilmu kimia da 105 unsur,,
unsur da 2 yaitu da unsur logam dan non logam,,

sift2 logam
mengilap,,pengahantar listrik yg baik,pengahntar panas yg bagus,dpt ditempa dan ditarik menjadi kawat,cth besi emas,,platina

sift2 non logam,,tdk mengkilap,,tdk dpt ditempa, pengantar listrik yang buruk,,penghantar panas yg buruk,,tdk dpt ditempa,,dan dijadikan kawat
cth oksigen nitrogen carbon blerang klor

senyawa jumlahnya bnyk sekali hingga tak terhitung
cth garam dapur,,air,,besi,,gula,,

hidrogen dan oksigen adlh unsur,,unsur2 yg bergabung menghasilkan senyawa

campuran
pasir terdiri dr berbagai zat,,pasir adlh suatu campuran,,
arang dan camper adlh cmpuran
yaitu campuran 2 zat atau lebih

gula dilarutkan dlm air,,terjadi larutan gula,,campuran homogen

larutan adlh campuran yg homogen

cr memisahkan cmpuran

kesimpulan,,
materi terbagi menjadi zat tunggal dan campuran

campuran da hidrogen dan homogen



zat ad yg berupa cmpuran

cr memisahkan cmpuran,,,dengan penyaringan,, cristalisasi,,sublimasi,,destilasi,,kromatografi

garam kotor dpt dipisahkan dgn proses crystalisasi
arang dan camper dpt dipisahkan dengan proses sublimasi
proses pemisahan dgn menggunakan khn04 disebut dgn proses destilasi
jika ingin mengetahui warna tinta dpt digunakan dengan proses kromatografi




SELENGKAPNYA :

Perbedaan Unsur, Senyawa dan Campuran


Unsur, Senyawa dan Campuran dapat kita beda-bedakan dilihat dari sifat kimia dan fisikannya. Kita dapat menemukan unsur dalam keadaan bebas, artinya unsur tersebut tidak bergabung dengan unsur lain membentuk senyawa. Namun demikian, di alam ini lebih banyak ditemukan unsur yang senantiasa mengadakan ikatan dengan unusr lain. Unsur-unsur demikian disebut dengan unsur yang reaktif.

Apakah perbedaan antara unsur, senyawa dan campuran tersebut?

a.Perbedaan Unsur dan Senyawa
Unsur merupakan penyusun senyawa. Meskipun demikian, sifat-si
fat tidak dapat di temukan pada senyawa. Senyawa telah menjelma menjadi zat yang baru.

Contoh:

Reaksi adalah pembakaran antara logam magnesium (Mg) dan oksigen (O2), diperoleh zat baru yang disebut senyawa, yaitu:

Mg + O2 ——–> MgO

Pada reaksi tersebut, dihasilkan zat baru yang sifatnya berbeda dari unsur-unsur penyusunnya.

b. Perbedaan Unsur dan Campuran

Dalam suatu campuran yang terdiri dari beberapa unsur, sifat-sifat unusur dapat diidentifikasi/diketahui. Artinya, sifat-sifat unsur yang semula (awal) tidak berubah ketika unusur tersebut bercampur dengan unsur lain membentuk suatu campuran. hal ini dikarenakan proses pemebntukan campuran terjadi secara fisika.
Ada dua sifat campuran, yaitu campuran homogen dan campuran heterogen.

c. Perbedaan Senyawa dan Campuran

Komposisi unsur-unsur penyusun suatu campuran tidak tertentu sehingga kita tidak dapat menentukan rumus kimia suatu campuran. Berbeda halnya dengan senyawa yang memiliki komposisi penyusun yang tetap. Perbedaan senyawa dan campuran yang lain adalah pemisahan campuran pada umumnya dapat dilakukan secara fisika.
Pemisahan secara fisika adalah pemisahan suatu zat berdasarkan sifat-sifat fisika suatu benda yang meliputi ukuran partikel dan titik didih.

Contoh, pemisahan campuran batu dan pasir dilakukan dengan pengayakan.

Contoh lain, adalah pemisahan fraksi minyak bumi dilakukan dengan teknik Distilasi, yaitu pemisahan campuran yang didasarkan pada perbedaan titik didih masing-masing komponen di dalam campuran.

Sedangkan, cara pemisahan senyawa menjadi zat-zat penyusunnya yang berupa unsur-unsur dilakukan secara kimia, artinya reaksi gerjadi pada tingkat molekuler yang melibatkan pengubahan, penataan, dan pengaturan kembali atom-atom penyusun senyawa tersebut. Contohnya, untuk mendapatkan Hidrogen dan Oksigen dari air dapat dilakukan dengan elektrolisis.

Reaksi elektrolisis, air secara sederhana dituliskan sbb:

H20 ——–> H + O

1. Sifat Unsur

Sampai saat ini telah dikenal tidak kurang dari 114 macam unsur yang terdiri dari 92 unsur alam dan 22 unsur buatan. Berdasarkan sifatnya, unsur dapat digolongkan menjadi unsur logam, unsur nonlogam, serta unsur metaloid. Contoh unsur logam di antaranya besi, seng, dan tembaga. Contoh unsur nonlogam di antaranya karbon, nitrogen, dan oksigen. Silikon dan germanium tergolong metaloid. Coba carilah beberapa contoh dari unsur logam, unsur non logam, dan unsur metaloid!

Bagaimana sifat-sifat dari unsur logam dan non logam? Cobalah kamu amati sifat besi! Bagaimana wujud besi? Padat, cair, atau gas? Bagaimana sifat kekerasannya, keras atau lunak? Dapatkah besi menghantarkan arus listrik atau panas? Apakah logam dapat ditempa menjadi tipis? Apakah besi dapat dibuat menjadi kawat? Bagaimana pula sifat dari unsur non logam? Belerang, tergolong unsur non logam. Coba kamu cari contoh unsur non logam yang lain! Kemudian bandingkan sifatnya.

Sekarang coba kamu sebutkan 4 perbedaan sifat antara logam, nonlogam, serta metaloid, yang meliputi:
a. wujud atau fase zat
b. daya hantar listrik dan panas
c. tingkat kekerasan
d. sifat fisik

2. Sifat Senyawa

Apakah air dapat diuraikan menjadi zat yang lebih sederhana lagi? Ya, kamu dapat mencobanya dengan alat elektrolisis air. Unsur-unsur pembentuk air adalah oksigen dan hidrogen. Jadi, air terdiri dari gas oksigen dan gas hidrogen yang bergabung melalui reaksi kimia. Air dengan rumus kimia H2O, memiliki sifat yang berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya, yaitu H2 dan O2 yang berupa gas. Air dapat diuraikan menjadi unsur-unsur pembentuknya, sehingga disebut senyawa. Adapun hidrogen serta oksigen disebut unsur.

Jadi, senyawa adalah zat yang terbentuk dari unsur-unsur dengan perbandingan tertentu dan tetap melalui reaksi kimia. Jadi, sifat senyawa tidak sama dengan sifat unsur pembentuknya. Senyawa dapat dipisahkan menjadi unsur-unsur atau menjadi senyawa yang lebih sederhana melalui reaksi kimia.

Di dalam tiap senyawa unsur-unsur penyusunnya mempunyai perbandingan massa yang tetap dan tertentu. Misalnya,

a. Air (H2O), perbandingan massa unsur-unsur penyusunnya yaitu Hidrogen : Oksigen adalah 1 : 8

b. Gula (C12 H22 O11), perbandingan massa unsur-unsur penyusunnya yaitu Karbon : Oksigen : Hidrogen adalah 72 : 88 : 11

c. Etanol (C2 H5OH), perbandingan massa unsur-unsur penyusunnya yaitu Karbon : Oksigen : Hidrogen adalah 12 : 8 : 3

Beberapa contoh senyawa yang ada dalam kehidupan seharihari tercantum dalam tabel berikut.


3. Sifat Campuran

Cobalah kamu mengambil segenggam tanah! Perhatikan dengan saksama apa yang terdapat dalam segenggam tanah tadi? Apakah ada pasir, plastik, kayu, dan kerikil? Tanah diklasifikasikan dalam campuran, yaitu campuran berbagai macam unsur dan senyawa. Sifat asli zat-zat pembentuk campuran masih tampak, sehingga komponen penyusun campuran tersebut dapat dikenali dan dapat dipisahkan lagi. Perbandingan zat-zat penyusunnya tidak tentu seperti pada senyawa. Ada dua macam campuran, yaitu campuran homogen dan campuran heterogen.

a. Campuran Homogen

Amati dengan saksama segelas air sirup. Apakah jernih atau keruh? Apakah gula atau sirup dapat bercampur? Bila air sirup tersebut jernih dan bercampur merata, dapat digolongkan sebagai campuran homogen. Campuran homogen ini biasa disebut larutan. Pada larutan, tiap-tiap bagian mempunyai susunan yang sama. Jadi di dalam larutan sirup tersebut terdapat dua penyusun larutan, yakni air dan gula. Air disebut pelarut, sedangkan gula disebut zat terlarut. Contoh campuran homogen lainnya adalah minuman ringan (soft drink) dan larutan pembersih lantai.

b. Campuran Heterogen

Amati segelas air yang dicampur dengan pasir. Apa yang terdapat di dasar gelas? Apa yang terapung? Apakah warna air tersebut jernih? Apakah campuran pasir dan air itu merata? Apabila zat-zat penyusunnya bercampur secara tidak merata dan campuran ini tiap-tiap bagian tidak sama susunannya maka disebut campuran heterogen (perhatikan Gambar 3.8). Contoh campuran heterogen yang lain adalah air kopi (bentuk cair) dan campuran tepung dengan air (bentuk padat). Susunan zat dalam suatu campuran sering dinyatakan dengan kadar dari zat-zat pembentuk campuran itu. Kadar suatu zat dalam campuran dapat dinyatakan sebagai jumlah zat dalam campuran dibandingkan jumlah seluruh campuran. Jumlah zat dapat dinyatakan dalam dalam massa (g, kg) atau volume (ml, l).

ASUMSI/PENDAPAT DARI SAYA :


UNSUR, SENYAWA dan CAMPURAN

A. UNSUR

Unsur adalah Suatu zat tunggal yang secara kimia tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana.
Jumlah unsur yang telah dikenal sampai saat ini : 117 unsur yang terdiri dari 92 unsur yang ditemukan di alam dan 25 unsur buatan

Berdasarkan sifatnya, unsur dibagi menjadi 2 yaitu :

1. unsur logam : ciri - cirinya --> mengkilap, dapat direntang menjadi kawat atau ditempa menjadi lempengan, bersifat konduktor, pada suhu kamar berwujud padat, kecuali raksa, sesium, fransium, galium yang berwujud cair. Contoh unsur logam : litium, magnesium, besi, tembaga, emas, perak, tembaga, besi

2. Unsur Non Logam : Ciri - cirinya --> pada suhu kamar berwujud padat atau cair, umumnya berwujud gas, bersifat isolator kecuali seperti karbon bersifat konduktor, umumnya tidak mengkilap, tidak dapat ditempa. Contoh unsur non logam : belerang, oksigen, nitrogen, fosforus, karbon

B. Lambang Unsur



Untuk membedakan antara unsur yang satu dengan unsur lainnya, setiap unsur diberi nama sendiri - sendiri yang berbeda. setiap unsur ada nama dan lambang unsur yang diciptakan oleh Jons Jacob Berzelius.


Contoh :

1. perak --> argentum --> lambang Ag
2. Emas --> Aurum --> lambang Au
3. Tembaga --> Cuprum --> lambang Cu
4. Klorin --> chlorium --> lambang Cl

C. Senyawa

Senyawa adalah zat tunggal yang secara kimia dapat diuraikan lagi menjadi zat - zat yang lebih sederhana.

Ciri - ciri Senyawa :

1. Merupakan zat tunggal
2. terbentuk dari dua unsur atau lebih yang berbeda jensi dengan perbandingan tertentu dan tetap
3. sifat senyawa berbeda dengan sifat - sifat unsur penyusunnya
4. senyawa dapat diuraikan menjadi unsur - unsurnya dengan cara kimia

Contoh : Senyawa Air --> terbentuk dari unsur hidrogen dan oksigen (keduanya berbentuk gas) akan tetapi sifat gabungan berbeda menjadi zat cair.

D. CAMPURAN

Campuran adalah gabungan dua zat atau lebih dengan perbandingan yang tidak tentu dan tidak tetap, sifat - sifat zat asal masih tetap tampak dan dapat dipisahkan secara fisis. Contoh : udara, tanah, air sungai

Campuran dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :

a. Campuran homogen : terlarut sempurna --> air garam, air gula, sirop

b. Campuran heterogen : tidak terlarut sempurna --> air + pasir

Pemisahan Campuran :

* Penyaringan (filtrasi)
* Penyulingan (destilasi)
* kromatografi : pemisahan yang didasarkan pada perbedaan daya serap dari penyerap terhadap zat - zat yang akan dipisahkan
* kristalisasi

E. Partikel - partikel Materi :

1. ATOM --> partikel terkecil yang menysun suatu unsur
2. MOLEKUL --> gabungan dari dua atau lebih atom.

* Molekul Unsur : gabungan dua atom atau lebih dari unsur yang sama

* Molekul Senyawa : gabungan dua atom atua lebih dari unsur yang berbeda

F. Rumus Kimia

Rumus kimia menggambarkan jumlah dan jenis atom yang menyusun suatu molekul, baik molekul unsur maupun molekul senyawa. Rumus kimia dituliskan dengan menggunakan lambang unsur dan bilangan yang menyatakan jumlah atom masing - masing unsur yang membentuk molekul. Bilangan ini disebut angka indeks.

Contoh :

* Molekul hidrogen tersusun dari 2 atom unsur hidrogen, maka rumus kimianya H2. Huruf H merupakan lambang unsur hidrogen, sedangkan angka 2 merupakan angka indeks
* Molekul Air tersusun dari 2 atom unsur hidrogen dan 1 atom unsur oksigen, maka rumus kimianya H2O

Catatan : angka indeks 1 tidak perlu dituliskan

Cara menghitung jumlah atom dalam rumus kimia :

1. Jumlah atom dalam 5 molekul unsur belerang S8 adalah S = 5 x 8 = 40 atom
2. Jumlah atom masing - masing unsur dalam 3 molekul senyawa metana CH4 adalah :

CH4 : atom karbon, C = 3 x 1 = 3 atom

atom hodrogen, H = 3 x 4 = 12 atom

Latihan :

1. Tuliskan rumus molekul senyawa amonia yang terdiri dari 1 atom unsur nitrogen dan 3 atom unsur hidrogen!
2. TUliskan jumlah atom masing - masing unsur yang terdapat pada molekul senyawa di bawah ini :

* 3 molekul SO2
* 2 molekul CHCl3
* 4 molekul C12H22O11

G. Tata Nama Senyawa :

Cara penamaan senyawa dibagi menjadi dua, yaitu :

1. senyawa non logam - non logam --> diberi akhiran -ida
2. senyawa logam - non logam --> selalu ditulis pertama unsur logam baru non logam dan diberi akhiran - ida

Contoh :

HCl --> hidrogen klorida

HF --> hidrogen fluorida

1 = mono

2 = di

3 = tri

4 = tetra

5 = penta

6 = heksa

7 = hepta

8 = okta

9 = nona

10 = deka

N2O2 = dinitrogen dioksida

N2O4 = dinitrogen tetraoksida

PCl5 = fosforus pentaklorida



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Share this post:

Digg it StumbleUpon del.icio.us Google Yahoo! reddit

0 komentar:

Poskan Komentar